Kamis, 13 Desember 2007

Cinta: Kesempatan atau Pilihan ???

Saat kita bertemu dengan seseorang yang sempurna yang kita cintai di saat
>yang tepat, di tempat yang tepat dan di waktu yang tepat, Itu adalah
>kesempatan

>Saat kamu bertemu seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan,

>Itu adalah kesempatan Selalu bersama/bertemu dalam suatu waktu (dan
>banyak pasangan yang jadian karena hal ini) bukanlah suatu pilihan, Itu
>adalah kesempatan .

>Perbedaannya adalah setelah semuanya itu terjadi. Kapan kau akan membawa
>rasa cinta, suka, ketertarikan tersebut naik ke tingkat selanjutnya? Pada
>saat akal sehat kembali, kau duduk dan menimbang kembali apakah kau ingin
>melanjutkan hubungan tersebut atau melepaskannya. Jika kau memilih untuk
>mencintai seseorang tersebut, meskipun dengan segala kekurangannya, itu
>bukanlah kesempatan, Itu adalah pilihan.
>
>Disaat kau memilih untuk bersama dengan seseorang, tidak peduli dengan hal
>lainnya, Itu adalah pilihan Meskipun kau tahu banyak orang di luar sana
>yang lebih menarik, pintar, dan lebih kaya daripada pasanganmu, dan ya,
>kau memutuskan untuk tetap mencintai pasanganmu apa adanya, Itu adalah
>pilihan
>
>Cinta, suka, ketertarikan datang kepada kita dari kesempatan. Tetapi cinta
>sejati itu adalah sungguh-sungguh suatu pilihan. Sebuah pilihan yang kita
>buat. Berkenaan dengan teman sejiwa, ada sebuah film yang indah membuat
>saya percaya bahwa ini adalah sungguhan mengenai: "Nasib membawamu untuk
>bersama, tetapi untuk tetap bersama sampai akhir itu semua tergantung dari
>dirimu."
>
>Saya percaya bahwa teman sejiwa itu benar-benar ada.
>Bahwa ada seseorang khusus diciptakan untukmu. Tetapi itu masih
>tetap tergantung pada dirimu untuk membuat pilihan tersebut apakah kau
>akan melakukannya atau tidak.
>
>Kita mungkin akan menemukan teman sejati kita dengan kesempatan yang ada,
>tetapi untuk mencintai dan bersama dengan teman sejiwa kita, itu adalah
>tetap pilihan kita untuk mewujudkannya.
>
>Kita datang ke dunia ini bukan untuk mencari seseorang yang sempurna
>untuk mencintai...
>Tetapi untuk belajar bagaimana mencintai seseorang yang tidak
>sempurna dengan sempurna….

2 komentar:

Anonim mengatakan...

hahhahaa.... lucu anet ci km!!! tumben kreatip!!!

tp 1 hal yg hrs di ingat.

aku hrus blajar mencintai km yg tidak sempurna, dgn sempurna..
hahhahahaaa....

beli-beli mengatakan...

km lbih baik menunggu org yg tepat. krn hidup terlalu singkat utk dilewatkan dgn org yg salah. hehehe km bgt tuh mas, dimasa lalu... hehehe